Sabtu, 08 Oktober 2016

Masala Sosial


Masalah Sosial
           
Masalah sosial biasanya yang terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia. Masalah yang sering di hadapi Indonesia saat ini adalah
  1. Kemiskinan
  2. Korupsi
  3. Penegakan hokum yang lemah
  4. Kualitas pendidikan yang rendah
  5. Kerusakan lingkungan
  6. Kesenjangan sosial

KemacetanSalah satu permasalahan yang sedang dihadapi Indonesia sejak dulu hingga sekarang adalah masalah perekonomian yaitu kemiskinan.

Kemiskinan adalah kekurangan/ketidak mampuan memenuhi kebutuhan dasar seseorang/kelompok seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh sulitnya mendapatkan kebutuhan dasar seperti alat tukar seperti uang, ataupun sulitnya terhadap pendidikan dan pekerjaan. Seseorang dikatakn miskin apabila jumlah pendapatan lebih kecil daripada jumlah kebutuhan atau biasa dikatkan pasa-pasan (secukupnya).

Menurut Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat penduduk Indonesia yang masih hidup dibawah garis kemiskinan hingga September 2015 mencapai 28,51 juta atau 11,33% dari total penduduk Indonesia. Namun, juka disbanding periode september 2014 angka terus meningkat.
Kepala BPS Suryaminmenyebutkan, pada periode September 2014 jumlah pendudukmasih sekitar 27,73 juta jiwa atau 10,96% dari penduduk Indonesia. Dibanding September 2015, jumlah penduduk miskin meninkat sekitar 780 ribu jiwa.

         Penyebabnya adalah karena kurangnya pendidikan di masyarakat dan biasanyaa kurangnya lapangan pekerjaan yang di sediakan oleh pemerintah atau para pengusaha yang kekurangan modal untuk membangun atau membuka cabang untuk menerima pegawai baru. Dan itu juga  mengakibatkan orang lupa diri sehingga mencari jalan pintas tanpa memperdulikan halal atau haramnya hasil yang di peroleh. Itu yang menjadi meningkatnya angka kriminalitas  tingga karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti pencopetan, pembegalan, perampokan, penipuan, penjambretan, penodong dan penculikan.

         Solusi atau saran kami seagai mahasiswa adalah
  1. Pemerintah harus lebih memperdulikan pendidikan bagi warga yang tidak mampu.
  2. Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan atau yang menjadi pengangguran.
  3. Meminjamkan modal bagi para pengusaha yang tidak mampu meneruskan usahanya karena kekurangan modal, sehingga para pengusaha bias membukan lapangan pekerjaan untuk para penganggur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar